Tiba-tiba rasa rindu yang amat......pada keluarga..ibu,abah,adik-adik...sebelum ini bukan tak pernah rindu...tapi kebiasaannya ana ketepikan saja perasaan tersebut...buat2 menyibukkan diri..mengisi masa dengan lain2 perkara...ana seorang yang sangat mementingkan keluarga... kalau ada kelapangan masa,ana lebih senang duduk di rumah...entahlah..mungkin sudah terbiasa dengan keluarga...dari kecil ana tak pernah terpisah..sampaikan sekolah pun dekat sahaja dengan rumah..senang hari2 ulang alik...dan lebih senang sebab dapat selalu dekat dengan keluarga...jalankan tanggungjawab bukan saja sebagai pelajar...tapi sebagai anak..bantu apa yang patut...inilah hikmahnya bila duduk di rumah berbanding dengan asrama...sekarang.....ana sudah jauh terpisah di utara...ada hikmahnya..dapat juga ana berdikari...orang nampak ana lembut..tapi sepanjang pengajian di sini,tak pernah setitik air mata ana jatuh kerana ingatkan keluarga...ana simpan sahaja dalam hati...bukan tak rindu...tapi ana sendiri perlu kuat...ana yang memilih untuk belajar di sini...jadi ana tegar....prinsip ana senang...nak dapatkan redha Allah...dapatkan redha ibu bapa...macam mane nak dapatkannya?jadilah muslimah yang sentiasa menjaga maruah agama,diri dan keluarga...setiap apa yang kita buat mesti berlandaskan syariat..ingat segala ajaran ibu dan abah...jangan jadikan alasan jauh dari ibu bapa membuatkan kita lalai...ingat walau di mana pun kita berada..kuatkan jati diri...yang kita cari adalah seinfiniti redha Allah.........
Monday, November 29, 2010
Saturday, November 27, 2010
Lafaz yang tersimpan...
Salam ukhwah fillah sahabat-sahabat semua....hm..catatan kedua menyusul selepas tinta yang pertama...ana mahu menulis ringkas sahaja...maklumlah yang pertama sudah terlalu panjang...huhu...ana menulis di sini hanya sekadar berkongsi pandangan..mana-mana yang tak berkenan harap maaf la ye...hm..itulah..kadang2 mulut kita terkunci rapat tika berhadapan dengan perkara-perkara yang kita tak setuju...kadang2 kita ingin selalu menjaga hati teman-teman...dan kita tak tahu apakah cara yang terbaik utk menegur mereka sekiranya mereka berbuat kesalahan...kita selalu pejamkan sahaja mata sekiranya ada perkara yang tak kena dibuat teman kita....kita ingin meluahkan...tetapi..kita terlalu sayangkan persahabatan kita...segala perkara tersebut telah ditutupi dengan rasa kasih terhadap sahabat...apatah lagi segala kebaikannya tak mampu kita balas...segala kebaikannya telah menutupi kecacatan tingkah lakunya..apakah kita selalu menghadapi situasi ini?..ana pasti ramai antara kita berhadapan perkara serupa...sahabat yang baik adalah memberitahu kebenaran...bukan mengiyakan segala kata...apakah kita mampu menjadi sahabat terbaik kepada teman-teman kita??ana selalu memikirkan perkara ini..kadang2 ana rasa tak berguna sebagai sahabat hanya kerana ana tidak berani berterus- terang...ana terlalu menjaga hati..ana bukan sempurna...ana rasa keliru..antara persahabatan dan cinta kepada agama.....ya Tuhan..berikan aku kekuatan..berikan kita semua kekuatan untuk menegakkan apa yang benar...membimbing sahabat2 kita ke jalanMu....
Friday, November 26, 2010
Smile....=).
Two friends:
- What is it: it weighs 500 pounds, it provides heat during the winter but hangs on the tree during the summer?
- ???
- It is a stove.
- A stove that hangs on a tree?
- Why does it matter to you where I keep my stove during the summer.
- What is it: it weighs 500 pounds, it provides heat during the winter but hangs on the tree during the summer?
- ???
- It is a stove.
- A stove that hangs on a tree?
- Why does it matter to you where I keep my stove during the summer.
A man at the doctors:
-Doctor, I have diarrhea and it won’t go away!
-Did you try using a lemon?
-Yes I did, but when I removed it, it started again!
-Doctor, I have diarrhea and it won’t go away!
-Did you try using a lemon?
-Yes I did, but when I removed it, it started again!
- Mummy, mummy, does a lemon have a beak?
- No it doesn't my son.
- Oops, so it was a canary that I squeezed.
- No it doesn't my son.
- Oops, so it was a canary that I squeezed.
A man is driving on a city bus with a newspaper on his knee. From time to time, he rips a piece off, ripping that piece into smaller ones and throwing them out the window. A passenger standing near him asks:
-Excuse me, why are you throwing pieces of paper out the window?
-I’m chasing away the elephants
-Chasing elephants? There aren’t elephants in the city.
-Well that means it's working!
-Excuse me, why are you throwing pieces of paper out the window?
-I’m chasing away the elephants
-Chasing elephants? There aren’t elephants in the city.
-Well that means it's working!
Two friends:
- I heard that you have made a band.
- Yes, it's a quartet.
- How many of you are there?
- There are three.
- Three?
- Me and my brother.
- You have a brother?
- No, why do you ask?
- I heard that you have made a band.
- Yes, it's a quartet.
- How many of you are there?
- There are three.
- Three?
- Me and my brother.
- You have a brother?
- No, why do you ask?
All is a shitting, except the pissing, but the pissing becomes a shitting if you piss against the wind.
- Why didn't the sailors play cards?
- Because the captain was sitting on the deck.
- Because the captain was sitting on the deck.
- Why dwarfs laugh while they play the soccer?
- Because the grass tickles their balls!
- Because the grass tickles their balls!
- What is the difference between the tires Good Year and 365 used condoms?
- 365 used condoms are VERY good year.
- 365 used condoms are VERY good year.
- What Bill Gates' wife says him when they make love?
- Bill, you are so MICRO, you are so SOFT.
- Bill, you are so MICRO, you are so SOFT.
A group of spermatozoa march. Unexpectedly, the spermatozoon guides stops:
- Stop! Treason! The ass!!!
- Stop! Treason! The ass!!!
- Who has invented the love?
- The poor, so they can fuck for free.
- The poor, so they can fuck for free.
Two prostitutes, after Christmas holidays:
- What did you ask Santa Claus to give you?
- Hundred dollars, as usual.
- What did you ask Santa Claus to give you?
- Hundred dollars, as usual.
Good: Your wife is pregnant.
Bad: She is expecting triplets.
Very bad: You were sterilized five years ago.
Bad: She is expecting triplets.
Very bad: You were sterilized five years ago.
Good: Your wife doesn't talk to you.
Bad: She wants divorce.
Very bad: She is a lawyer.
Bad: She wants divorce.
Very bad: She is a lawyer.
Good: Your son is growing up.
Bad: He has a relationship with a whore from the neighborhood.
Very bad: Just like you.
Bad: He has a relationship with a whore from the neighborhood.
Very bad: Just like you.
Good: You are explaining to your daughter about birds and bees.
Bad: She interrupts you.
Very bad: And corrects you.
Bad: She interrupts you.
Very bad: And corrects you.
Good: Your son has a serious relationship.
Bad: The relationship is with a man.
Very bad: With your best friend.
Bad: The relationship is with a man.
Very bad: With your best friend.
Good: Your daughter has a good job.
Bad: She is a whore.
Very bad: She earns much more than you.
Bad: She is a whore.
Very bad: She earns much more than you.
Sunday, November 7, 2010
Words of Wisdom
Indahnya ukhwah ini...
Dikala lupa ada yang mengingati,
di kala tersilap ada yang menasihati,
di dunia jasad dan hatinya menemani...
di kubur nanti pasti doanya mengiringi..
Kita tidak mencari sekelumit redha manusia,yang kita cari seinfiniti redha Allah...
Kehidupan ini dapat dilihat sepenuhnya melalui mata kasar tetapi hanya dapat dihargai sepenuhnya melalui mata hati..
Wanita solehaha adalah wanita yang seni untuk dimengertikan,
biar di dunia namanya bukan siulan,
tetapi di langit namanya mashur diseru,
wajahnya adalah ketenangan,
pandangannya adalah ketulusan,
lidahnya adalah kebenaran,
kadangkala lisannya adalah pisau yang mengikis duri,
kadangkala bisikannya mengumpul semangat.....
Hadirku untuk menjadi teman pemberi ingatan,
bukan untuk melalaikanmu,
adanya diriku sebagai penghembus semangat jihadmu,
bukan penggoyah imanmu,
andai kau merasakan dirikun ibarat embun,
muncul kala dinihari,
hilang kala terbitnya matahari,
maka ingatlah...
aku masih di sini..
sentiasa berdoa moga persahabatan kita terpelihara sepanjang masa...
Tika wajah penat memikirkan dunia,maka berwudhuklah,
tika tangan ini letih menggapai cita-cita,maka berdoalah,
tika bahu tidak kuasa memikul amanah,maka bersujudlah,
ikhlaskan semuanya dan dekatilah Allah..
agar teguh di saat yang lain runtuh,
tegar di saat yang lain terlempar....
Dikala lupa ada yang mengingati,
di kala tersilap ada yang menasihati,
di dunia jasad dan hatinya menemani...
di kubur nanti pasti doanya mengiringi..
Kita tidak mencari sekelumit redha manusia,yang kita cari seinfiniti redha Allah...
Kehidupan ini dapat dilihat sepenuhnya melalui mata kasar tetapi hanya dapat dihargai sepenuhnya melalui mata hati..
Wanita solehaha adalah wanita yang seni untuk dimengertikan,
biar di dunia namanya bukan siulan,
tetapi di langit namanya mashur diseru,
wajahnya adalah ketenangan,
pandangannya adalah ketulusan,
lidahnya adalah kebenaran,
kadangkala lisannya adalah pisau yang mengikis duri,
kadangkala bisikannya mengumpul semangat.....
Hadirku untuk menjadi teman pemberi ingatan,
bukan untuk melalaikanmu,
adanya diriku sebagai penghembus semangat jihadmu,
bukan penggoyah imanmu,
andai kau merasakan dirikun ibarat embun,
muncul kala dinihari,
hilang kala terbitnya matahari,
maka ingatlah...
aku masih di sini..
sentiasa berdoa moga persahabatan kita terpelihara sepanjang masa...
Tika wajah penat memikirkan dunia,maka berwudhuklah,
tika tangan ini letih menggapai cita-cita,maka berdoalah,
tika bahu tidak kuasa memikul amanah,maka bersujudlah,
ikhlaskan semuanya dan dekatilah Allah..
agar teguh di saat yang lain runtuh,
tegar di saat yang lain terlempar....
Renungan buat mereka yang bercinta........
Zaman remaja adalah zaman untuk mencari dan mengenal diri. Setelah akal semakin mampu untuk berfikir jauh. Sekurang-kurangnya sudah mengenal mana baik dan buruk, halal dan haram, najis dan yang suci, syurga dan neraka.
Umur sebegini, orang muda cenderung untuk hidup di dalam perkumpulan. Gemar juga untuk mencari penyelesaian di luar rumah dibandingkan dengan berbincang dengan ibu dan ayah. Dan ketika inilah jiwa sudah menyubur untuk mengenal apa itu cinta (berlainan jenis).
Mengapa bercinta?
Terkadang bercinta dengan sebab ikut-ikutan (kerana melihat kawan sedang 'bahagia'). Terkadang ia bercinta supaya 'pointer' selalu meningkat naik. Dan katanya agar ada teman yang dapat memberi nasihat. Alamat.. jika salah bercinta, bubur tidak akan kembali menjadi nasi..
Umur sebegini, orang muda cenderung untuk hidup di dalam perkumpulan. Gemar juga untuk mencari penyelesaian di luar rumah dibandingkan dengan berbincang dengan ibu dan ayah. Dan ketika inilah jiwa sudah menyubur untuk mengenal apa itu cinta (berlainan jenis).
Mengapa bercinta?
Terkadang bercinta dengan sebab ikut-ikutan (kerana melihat kawan sedang 'bahagia'). Terkadang ia bercinta supaya 'pointer' selalu meningkat naik. Dan katanya agar ada teman yang dapat memberi nasihat. Alamat.. jika salah bercinta, bubur tidak akan kembali menjadi nasi..
Sebelum bercinta fikirkan perkara-perkara ini wahai orang muda :
1. Sudahkah anda bersedia untuk bercinta?
Adakah sudah bersedia menghadapi risiko di dalam percintaan? Adat orang mengatakan cinta itu bersatu, dan ada kalanya ia membutakan mata. Manakala yang tidak nampak jalannya habis hancur masa depan hidupnya.
Cinta tidak semestinya bersatu, ada kalanya ia terputus di tengah jalan. Dan ada kalanya ia berjaya sehingga ke jinjang pelamin. Risiko putus cinta selalu membuatkan manusia seolah-olah putus asa. Hilang hala tuju hidupnya. Entah berapa ramai yang sudah menamatkan nyawanya sendiri bila cinta nafsu lebih diharapkan dari cinta kepada Illahi.
2. Apa matlamat Anda bercinta?
* Mungkin untuk merosakkan anak gadis atau hati orang lain?
* Ikut-ikutan atau suka-suka sahaja?
* Untuk mencari pengganti pasangan yang telah pergi? (tetapi sekiranya ia ingin kembali semula suatu hari nanti, anda dengan rela diri meninggalkan pasangan baru anda yang telah diberikan harapan?
* Sekadar cinta monyet yang tiada matlamat di masa hadapan?
* Untuk mendirikan rumah tangga yang membawa kasih sayang dan rahmat dari ALLah?
Orang yang mulanya bercinta - hatinya akan berbunga-bunga. Tidak ia sedar apa yang berlaku di sekelilingnya kerana disibukkan dengan apa yang dicintainya. Segalanya nampak cantik, molek, comel dan sempurna belaka. 'Pijak semut tidak mati'. Segalanya berjalan dengan penuh optimis dan positif. Lalu mungkin 'menipu diri sendiri' sudah menjadi pegangan agar hubungan berlangsung dengan menarik dan dapat dikekalkan.
Apabila perhubungan cinta anda mulai 'berkelap kelip' - mulalah anda akan berfikir semula akan buruk dan baiknya pasangan anda. Mungkin ketika ini anda akan berusaha mencari solusi. Sekiranya berjaya perhubungan anda akan berjalan seperti biasa. Dan sekiranya dalam bahaya, ia akan membawa kepada 'putus cinta'. Perkataan inilah yang menjadi penghancur jiwa, rasa kecewa, terhina, rendah diri, sakit hati, dendam, putus asa. Maka istilah-istilah cinta yang dahulunya berkisarkan fantasi, anda akan sedar ia bukanlah realiti.
Menjadi hipokrit satu perkara, iaitu masalah yang akan dibawa apabila hidup di dalam sebuah rumah di atas pernikahan yang sah. Segala-galanya yang 'cantik', 'molek' akan ditunjukkan juga sebagai satu hakikat yang perlu anda terima. Samada anda terima dengan terpaksa atau redha selamanya.
3. Mengapa Anda Bercinta?
* Kerana ALLah?
* Kerana cantik rupanya? Mancung hidung, kumisnya tebal? Badannya serupa model? - yang pasti semuanya ini tidak kekal lama. Berapa ramai wanita yang menghidapi sakit barah kulit kerana taksubnya kepada yang dinamakan 'KECANTIKAN' ? Berapa ramai pula yang sanggup berhutang, mengorbankan identiti seorang Muslimah dan Muslim kerana tertarik dengan namanya KEMODENAN?
* Kerana duitnya? Harta yang bertimbun?
* Kerana empunya diri itu sendiri?
* Kerana Agamanya? Ia akan di bawa di dunia dan akhirat. Tetapi ramai juga yang terjerumus di lembah hina. Kerana yang dibawa rupanya selama ini adalah nafsu tetapi disolek dengan nama Agama.
Anda akan dapat apa yang anda niatkan. Ingat perjalanan cinta sesama manusia amat jauh, dan mungkin juga dekat, ataupun ia satu perjalanan yang tidak pasti.
4. Apa Modal Untuk Bercinta?
* Adakah dengan modal air liur? Atau jari jemari menulis sms?
Sedarkah anda? apabila bercinta dan anda meletakkan sesuatu di dalam hati seseorang. Ini telah memberikan ia pengharapan baru dalam hidupnya. Dan ia akan berusaha untuk mencapainya. Jika cinta anda sekadar cinta monyet, cinta untuk merosakkan anak orang, ikut-ikutan dan hanya menjadikan orang lain sebagai batu galas - CINTA NAFSU. Eloklah lupakan sahaja. Anda hanya akan menjadikan diri anda sendiri bahan fitnah yang akan orang ingat sampai bila-bila.
Sedarkah anda? Mahligai perkahwinan itu memerlukan pengorbanan bukan sahaja dari segi jari jemari dan air liur. Tetapi lebih dari itu adalah modal ilmu untuk mendirikan sebuah keluarga yang beragama, cintakan ALLAH dan rasul-Nya. Modal harta iaitu pekerjaan dari sumber rezeki yang halal untuk anda berikan kepada isteri, dan anak-anak. Modal hati dan perasaan untuk dikongsi, difahami, kesabaran dan sebagainya.
5. Berapa Lama Anda Ingin Bercinta?
* Seminggu?
* Sebulan?
* Tiga, empat tahun?
* Sehingga habis belajar?
* Cinta hingga ke akhirat?
Apabila anda bercinta, setiap pasangan pastinya ingin mengetahui sampai bilakah mereka akan bercinta? Dan apabila perhubungan itu diketahui oleh sang ibu dan ayah, tentunya mereka akan bertanya bila pula tarikh merisik, pertunangan dan perkahwinan pula akan dijalankan? Dan tentunya kaum kerabat pula akan tertanya-tanya, dengan siapa anda berkawan. Mungkin ada yang sudah diusung ke hulu dan hilir - orang kampung pun sudah mulai berbisikan. Walaupun anda sangkakan di bandar orang bersikap tidak ambil peduli. Tetapi malaikat di kiri dan kanan tetap juga menulis catatan..
6. Kos Cinta
* Duit yang anda habiskan semata-mata untuk sidia - telefon (sms, mms, chat etc), bil elektrik, bil internet,
* Masa yang anda korbankan untuk sidia
* Hati dan perasaan
Sikap Matang Dalam Mencari Cinta
Wahai pemuda dan pemudi, menyebut perkataan cinta sesama manusia itu mudah, tetapi untuk melaksanakannya amatlah payah. Bercinta bukan menjadi tiket yang menghalalkan anda menyerahkan jasad kehormatan anda. Bukan juga bermakna anda sudah menjadi juara dan normal sebagaimana insan lain yang bercinta (sudah fahamkah erti cinta yang sebenarnya?). Anda rosak kerana cinta? - ia adalah kesalahan anda sendiri di dalam menterjemahkan cinta yang suci dan abadi. Semaklah semula adatnya bagaimana Rasulullah menyalurkan perasaan cinta.
Jika berbaloi dengan bercinta - anda dapat merasai hidup bahagia serta mendapat keredhaan ALLAH kerana matlamat anda jelas, anda sedia redha dengan kemungkinan yang berlaku serta tidak menyalahkan taqdir, perjalanan cinta tidak melanggar batas syarak. Maka silalah untuk bercinta.
Fikirkan.. Dalam masa bercinta, bagaimana hubungan kita dengan ALLAH dan manusia serta makhluk yang lain? Semakin baik ataupun semakin jauh dan terus menjurang. Adakah ia menjadikan kita hamba ALLAH yang bertaqwa ataupun hamba ALLAH yang derhaka?
1. Sudahkah anda bersedia untuk bercinta?
Adakah sudah bersedia menghadapi risiko di dalam percintaan? Adat orang mengatakan cinta itu bersatu, dan ada kalanya ia membutakan mata. Manakala yang tidak nampak jalannya habis hancur masa depan hidupnya.
Cinta tidak semestinya bersatu, ada kalanya ia terputus di tengah jalan. Dan ada kalanya ia berjaya sehingga ke jinjang pelamin. Risiko putus cinta selalu membuatkan manusia seolah-olah putus asa. Hilang hala tuju hidupnya. Entah berapa ramai yang sudah menamatkan nyawanya sendiri bila cinta nafsu lebih diharapkan dari cinta kepada Illahi.
2. Apa matlamat Anda bercinta?
* Mungkin untuk merosakkan anak gadis atau hati orang lain?
* Ikut-ikutan atau suka-suka sahaja?
* Untuk mencari pengganti pasangan yang telah pergi? (tetapi sekiranya ia ingin kembali semula suatu hari nanti, anda dengan rela diri meninggalkan pasangan baru anda yang telah diberikan harapan?
* Sekadar cinta monyet yang tiada matlamat di masa hadapan?
* Untuk mendirikan rumah tangga yang membawa kasih sayang dan rahmat dari ALLah?
Orang yang mulanya bercinta - hatinya akan berbunga-bunga. Tidak ia sedar apa yang berlaku di sekelilingnya kerana disibukkan dengan apa yang dicintainya. Segalanya nampak cantik, molek, comel dan sempurna belaka. 'Pijak semut tidak mati'. Segalanya berjalan dengan penuh optimis dan positif. Lalu mungkin 'menipu diri sendiri' sudah menjadi pegangan agar hubungan berlangsung dengan menarik dan dapat dikekalkan.
Apabila perhubungan cinta anda mulai 'berkelap kelip' - mulalah anda akan berfikir semula akan buruk dan baiknya pasangan anda. Mungkin ketika ini anda akan berusaha mencari solusi. Sekiranya berjaya perhubungan anda akan berjalan seperti biasa. Dan sekiranya dalam bahaya, ia akan membawa kepada 'putus cinta'. Perkataan inilah yang menjadi penghancur jiwa, rasa kecewa, terhina, rendah diri, sakit hati, dendam, putus asa. Maka istilah-istilah cinta yang dahulunya berkisarkan fantasi, anda akan sedar ia bukanlah realiti.
Menjadi hipokrit satu perkara, iaitu masalah yang akan dibawa apabila hidup di dalam sebuah rumah di atas pernikahan yang sah. Segala-galanya yang 'cantik', 'molek' akan ditunjukkan juga sebagai satu hakikat yang perlu anda terima. Samada anda terima dengan terpaksa atau redha selamanya.
3. Mengapa Anda Bercinta?
* Kerana ALLah?
* Kerana cantik rupanya? Mancung hidung, kumisnya tebal? Badannya serupa model? - yang pasti semuanya ini tidak kekal lama. Berapa ramai wanita yang menghidapi sakit barah kulit kerana taksubnya kepada yang dinamakan 'KECANTIKAN' ? Berapa ramai pula yang sanggup berhutang, mengorbankan identiti seorang Muslimah dan Muslim kerana tertarik dengan namanya KEMODENAN?
* Kerana duitnya? Harta yang bertimbun?
* Kerana empunya diri itu sendiri?
* Kerana Agamanya? Ia akan di bawa di dunia dan akhirat. Tetapi ramai juga yang terjerumus di lembah hina. Kerana yang dibawa rupanya selama ini adalah nafsu tetapi disolek dengan nama Agama.
Anda akan dapat apa yang anda niatkan. Ingat perjalanan cinta sesama manusia amat jauh, dan mungkin juga dekat, ataupun ia satu perjalanan yang tidak pasti.
4. Apa Modal Untuk Bercinta?
* Adakah dengan modal air liur? Atau jari jemari menulis sms?
Sedarkah anda? apabila bercinta dan anda meletakkan sesuatu di dalam hati seseorang. Ini telah memberikan ia pengharapan baru dalam hidupnya. Dan ia akan berusaha untuk mencapainya. Jika cinta anda sekadar cinta monyet, cinta untuk merosakkan anak orang, ikut-ikutan dan hanya menjadikan orang lain sebagai batu galas - CINTA NAFSU. Eloklah lupakan sahaja. Anda hanya akan menjadikan diri anda sendiri bahan fitnah yang akan orang ingat sampai bila-bila.
Sedarkah anda? Mahligai perkahwinan itu memerlukan pengorbanan bukan sahaja dari segi jari jemari dan air liur. Tetapi lebih dari itu adalah modal ilmu untuk mendirikan sebuah keluarga yang beragama, cintakan ALLAH dan rasul-Nya. Modal harta iaitu pekerjaan dari sumber rezeki yang halal untuk anda berikan kepada isteri, dan anak-anak. Modal hati dan perasaan untuk dikongsi, difahami, kesabaran dan sebagainya.
5. Berapa Lama Anda Ingin Bercinta?
* Seminggu?
* Sebulan?
* Tiga, empat tahun?
* Sehingga habis belajar?
* Cinta hingga ke akhirat?
Apabila anda bercinta, setiap pasangan pastinya ingin mengetahui sampai bilakah mereka akan bercinta? Dan apabila perhubungan itu diketahui oleh sang ibu dan ayah, tentunya mereka akan bertanya bila pula tarikh merisik, pertunangan dan perkahwinan pula akan dijalankan? Dan tentunya kaum kerabat pula akan tertanya-tanya, dengan siapa anda berkawan. Mungkin ada yang sudah diusung ke hulu dan hilir - orang kampung pun sudah mulai berbisikan. Walaupun anda sangkakan di bandar orang bersikap tidak ambil peduli. Tetapi malaikat di kiri dan kanan tetap juga menulis catatan..
6. Kos Cinta
* Duit yang anda habiskan semata-mata untuk sidia - telefon (sms, mms, chat etc), bil elektrik, bil internet,
* Masa yang anda korbankan untuk sidia
* Hati dan perasaan
Sikap Matang Dalam Mencari Cinta
Wahai pemuda dan pemudi, menyebut perkataan cinta sesama manusia itu mudah, tetapi untuk melaksanakannya amatlah payah. Bercinta bukan menjadi tiket yang menghalalkan anda menyerahkan jasad kehormatan anda. Bukan juga bermakna anda sudah menjadi juara dan normal sebagaimana insan lain yang bercinta (sudah fahamkah erti cinta yang sebenarnya?). Anda rosak kerana cinta? - ia adalah kesalahan anda sendiri di dalam menterjemahkan cinta yang suci dan abadi. Semaklah semula adatnya bagaimana Rasulullah menyalurkan perasaan cinta.
Jika berbaloi dengan bercinta - anda dapat merasai hidup bahagia serta mendapat keredhaan ALLAH kerana matlamat anda jelas, anda sedia redha dengan kemungkinan yang berlaku serta tidak menyalahkan taqdir, perjalanan cinta tidak melanggar batas syarak. Maka silalah untuk bercinta.
Fikirkan.. Dalam masa bercinta, bagaimana hubungan kita dengan ALLAH dan manusia serta makhluk yang lain? Semakin baik ataupun semakin jauh dan terus menjurang. Adakah ia menjadikan kita hamba ALLAH yang bertaqwa ataupun hamba ALLAH yang derhaka?
Hatiku Milik Mu Ya Rabbi
Jiwa gersang terasa kekosongan,
Minta diisi zikir laungan;
Hati gundah tiada kehaluan;
Petunjuk Rabbi sekadar bayangan.
Hari-hari berlalu penuh derita,
Perit jerih jelas terasa;
Dimana perlu kututur bicara;
Bagi diri penuh sengketa.
"Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qulubana 'ala diinik!!!"
Alhamdulillah,
Gegak gempita bersulam cahaya;
Kalam Ilahi penguat jiwa;
Langkah diorak penuh bertenaga;
Ke medan jihad kutempuh jua.
Ketekalan Al-Fateh penunggak kekuatan,
Jiwa ar-rijal penuh keberanian;
Tahajjud pada Ilahi peneguh keimanan;
Pemangkin kekuatan puncak kejayaan.
Kalam Allah terpahat di dada,
Sunnah junjungan sedia terlaksana.;
Jiwa tenang indah terasa;
Hidup berpaksikan Allah semata.
Salam Rindu,
Salam Perjuangan.
Minta diisi zikir laungan;
Hati gundah tiada kehaluan;
Petunjuk Rabbi sekadar bayangan.
Hari-hari berlalu penuh derita,
Perit jerih jelas terasa;
Dimana perlu kututur bicara;
Bagi diri penuh sengketa.
"Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qulubana 'ala diinik!!!"
Alhamdulillah,
Gegak gempita bersulam cahaya;
Kalam Ilahi penguat jiwa;
Langkah diorak penuh bertenaga;
Ke medan jihad kutempuh jua.
Ketekalan Al-Fateh penunggak kekuatan,
Jiwa ar-rijal penuh keberanian;
Tahajjud pada Ilahi peneguh keimanan;
Pemangkin kekuatan puncak kejayaan.
Kalam Allah terpahat di dada,
Sunnah junjungan sedia terlaksana.;
Jiwa tenang indah terasa;
Hidup berpaksikan Allah semata.
Salam Rindu,
Salam Perjuangan.
Cinta Sebenar..
Tolong sampaikan pada si dia…
Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya..
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya..
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa..
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa..
Tolong nasihati si dia,jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa..
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya..
Tolong beritahu si dia aku ada pesanan buatnya..
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya..
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa..
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa..
Tolong nasihati si dia,jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa..
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya..
Tolong ingatkan si dia. Aku terpikat kerana imannya bukan rupa..
Tolong ingatkan si dia. Aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta..
Tolong ingatkan si dia aku kasihinya kerana santunnya..
Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia..
Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya..
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya..
Tolong sedarkan si dia. Aku milik Yang Maha Esa..
Tolong sedarkan si dia. Aku masih milik keluarga..
Tolong sedarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya..
Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana..
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta..
Tolong sabarkan si dia, bila jarak menjadi penyebab bertambah rindunya..
Tolong ingatkan si dia. Aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta..
Tolong ingatkan si dia aku kasihinya kerana santunnya..
Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia..
Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya..
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya..
Tolong sedarkan si dia. Aku milik Yang Maha Esa..
Tolong sedarkan si dia. Aku masih milik keluarga..
Tolong sedarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya..
Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana..
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta..
Tolong sabarkan si dia, bila jarak menjadi penyebab bertambah rindunya..
Tolong pesan padanya. Aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya..
Tolong pesan padanya. Aku tak mahu menjadi punca kegagalannya..
Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku tidak mahu melekakan dia..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita-citanya..
Tolong khabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku..
Tolong pesan padanya. Aku tak mahu menjadi punca kegagalannya..
Tolong pesan padanya aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku tidak mahu melekakan dia..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita-citanya..
Tolong khabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku..
Tolong sampaikan pada si dia. Aku mendambakan cinta suci yang terjaga..
Tolong sampaikan pada si dia,cinta kerana Allah tidak ternilai harganya..
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa..
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri...
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia.. Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia.. Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya.. Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti...
Tolong sampaikan pada si dia,cinta kerana Allah tidak ternilai harganya..
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa..
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri...
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia.. Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia.. Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya.. Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti...
Hati ke Hati
WARKAH BUAT HAWA...
HAWA , andai engkau masih remaja, jadilah anak yg solehah bt kedua ibubapamu, andai engkau sudah bersuami, jadilah isteri yang meringankan beban suamimu, andai engkau masih ibu, didiklah anakmu sehingga dia tidak gentar memperjuangkan ad-din ALLAH...
HAWA, andai engkau belum berkahwin, janganlah kau risau jodohmu, ingatlah janji tuhan kita, wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Jangan dimulakan sebuah pertemuan dengan lelaki yang bukan muhrimmu, kerana aku khuatir dari mata jatuh ke hati, maka lahirnya senyuman maka tercetusnya salam sekaligus disusuli dengan pertemuan, takut lahirnya nafsu kejahatan yang menguasai diri...
HAWA, lelaki yang baik tidak melihat pada paras rupa, lelaki yang soleh tidak memilih wanita melalui keayuannya, lelaki yang warak, tidak menilai wanita melalui kemanjaannya serta kemampuannya mengoncang iman lelaki, tetapi, lelaki yang baik akan menilai wanita melalui akhlaknya, peribadinya, dan yang paling penting pegangan agamanya. Lelaki yang baik juga tidak menginginkan pertemuan dengan wanita yang bukan muhrimnya, kerana dia takut memberi kesempatan kepada syaitan untuk mengodanya, lelaki yang warak juga, tidak mahu bermain cinta kerana dia tahu apa matlamat dalam sebuah pertemuan lelaki dan wanita, yakni sebuah perkahwinan.
Oleh itu HAWA, jagalah pandanganmu, awasilah auratmu, peliharalah akhlakmu, kuatkan pendirianmu. Andai ditakdirkan tiada cinta daripada adam untukmu, cukuplah hanya cinta ALLAH, yang memenuhi dan menyinari kekosongan jiwamu, biarlah hanya cinta daripada kedua ibu bapamu yang memberi hangatan kebahagiaan buat dirimu, cukuplah sekadar cinta adik beradik, serta keluarga yang membahagiakan dirimu.
HAWA, cintailah ALLAH dikala susah dan senang kerana kau akan memperolehi cinta daripada insan yang juga menyintai ALLAH. Cintailah kedua ibu bapamu kerana kau akan perolehi keredhaan ALLAH, cintailah keluargamu kerana kau tidak akan jumpa cinta yang bahagia selain daripada cinta keluarga. Janganlah sesekali tangan yang mengoncangkan dunia, juga mengoncangkan iman lelaki.. TUNDUKKAN PANDANGANMU… WASSALAM WBT…
HAWA , andai engkau masih remaja, jadilah anak yg solehah bt kedua ibubapamu, andai engkau sudah bersuami, jadilah isteri yang meringankan beban suamimu, andai engkau masih ibu, didiklah anakmu sehingga dia tidak gentar memperjuangkan ad-din ALLAH...
HAWA, andai engkau belum berkahwin, janganlah kau risau jodohmu, ingatlah janji tuhan kita, wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Jangan dimulakan sebuah pertemuan dengan lelaki yang bukan muhrimmu, kerana aku khuatir dari mata jatuh ke hati, maka lahirnya senyuman maka tercetusnya salam sekaligus disusuli dengan pertemuan, takut lahirnya nafsu kejahatan yang menguasai diri...
HAWA, lelaki yang baik tidak melihat pada paras rupa, lelaki yang soleh tidak memilih wanita melalui keayuannya, lelaki yang warak, tidak menilai wanita melalui kemanjaannya serta kemampuannya mengoncang iman lelaki, tetapi, lelaki yang baik akan menilai wanita melalui akhlaknya, peribadinya, dan yang paling penting pegangan agamanya. Lelaki yang baik juga tidak menginginkan pertemuan dengan wanita yang bukan muhrimnya, kerana dia takut memberi kesempatan kepada syaitan untuk mengodanya, lelaki yang warak juga, tidak mahu bermain cinta kerana dia tahu apa matlamat dalam sebuah pertemuan lelaki dan wanita, yakni sebuah perkahwinan.
Oleh itu HAWA, jagalah pandanganmu, awasilah auratmu, peliharalah akhlakmu, kuatkan pendirianmu. Andai ditakdirkan tiada cinta daripada adam untukmu, cukuplah hanya cinta ALLAH, yang memenuhi dan menyinari kekosongan jiwamu, biarlah hanya cinta daripada kedua ibu bapamu yang memberi hangatan kebahagiaan buat dirimu, cukuplah sekadar cinta adik beradik, serta keluarga yang membahagiakan dirimu.
HAWA, cintailah ALLAH dikala susah dan senang kerana kau akan memperolehi cinta daripada insan yang juga menyintai ALLAH. Cintailah kedua ibu bapamu kerana kau akan perolehi keredhaan ALLAH, cintailah keluargamu kerana kau tidak akan jumpa cinta yang bahagia selain daripada cinta keluarga. Janganlah sesekali tangan yang mengoncangkan dunia, juga mengoncangkan iman lelaki.. TUNDUKKAN PANDANGANMU… WASSALAM WBT…
Saturday, November 6, 2010
Subscribe to:
Comments (Atom)